Sebuah pagar besi yang besar itu baru terbuka sedikit kala dia memasuki bangunan di dalamnya. Suasana masih sangat sepi, hanya satu dua orang yang terlihat, ditambah suhu dingin membuatnya harus lebih mengeratkan diri. Memeluk dirinya sendiri. Langkah pelan itu terhenti di sudut parkiran biasa anak-anak sekolah menyimpan kendaraan pribadinya. Gadis itu, Mitha termagu menatap ke depan, orang yang dia cari belum datang. Secercah senyum terbit kemudian saat mengingat sosok yang dia tunggu, sebentar lagi ... lelaki itu datang. Benar saja deru suara motor yang sangat familier memasuki gerbang sekolah. Berhenti tepat di depannya, lelaki itu melepaskan helm dan mematikan mesin motor, menatap heran Mitha yang telah berdiri di sampingnya. Mungkin memang ia tidak sadar kalau Mitha sedari tadi menu

