Pangeran Mahkota

1044 Kata

Sesuatu yang lain hadir di ruangan yang sama, tetapi bukan hal yang asing. Mala tersenyum senang saat dia terbangun menemukan orang yang selama ini dia nantikan telah pulang. Kasur lain terisi dengan si pemilik masih tertidur tenang, sedikit dia beranjak mengamati. Rambut cokelatnya menutupi sebagian mata, terlihat damai. Dia ragu, apakah Sena tertidur sambil tersenyum? Seolah bibir itu membentuk kurva melengkung yang tipis. Bagaimanapun itu Mala merasa bahagia dengan kembalinya Sena. Bertepatan saat gordeng dibuka, orang-orang di luar saling menyapa dengan raut penuh senyum dan tawa. Hiasan di sepanjang langit bangunan saling terhubung satu sama lain. Iya, benar hari ini adalah hari perayaan festival Dewi. Sena mengingat janjinya untuk mengajaknya ke festival itu. Tak ayal senyum tipis

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN