Jomlo 57 *Happy Reading* "Pak Alan?! Astaga! Apa kabar, Pak? Gak nyangka saya bisa ketemu Bapak di sini." Gito tiba-tiba menyeruak ke hadapan Alan, yang baru saja ingin melangkah ke rumah. Kemudian langsung menjabat tangan Alan dengan hormat dan buru-buru. Mirip orang yang sedang cari muka. Jujur, aku masih bingung dengan keadaan ini. Karenanya, lebih baik aku menyimak saja apa yang akan terjadi selanjutnya. "Kamu siapa?" tanya Alan datar, ternyata tidak mengenal Gito sama sekali. Alan melihat Gito dengan bingung, sebelum melirik aku dan menaikan alis satu tanda minta clue soal Gito. Tetapi karena aku juga gak tahu, ya sudah kujawab saja dengan bahu terangkat. "Saya salah satu karyawan Bapak di Jakarta." Gito mengenalkan diri dengan sopan. "Karyawan saya? Baru?" Alan memastikan

