Jomlo 58 *Happy Reading* "Uhm ... Mi, boleh kita bicara?" Aku baru saja melepas pelukan Ibunya Dimas, yang tidak berhenti menangis saat kuantar ke mobil. Saat Dimas tiba-tiba menghampiri, mengabaikan tatapan kesal dan tajam istrinya. Mau apa lagi pria ini? "Sebentar. Aa?" Aku pun lalu memanggil Alan, yang baru saja membantu Gito menaikan Mertua dan istrinya yang pingsan ke dalam Mobil yang berada di sebelah mobil Dimas. Mereka memang menggunakan dua mobil berbeda. "Ya?" "Sini, deh." Aku melambai, meminta Alan menghampiriku. Pria itu pun menurut. "Kenapa?" tanya Alan saat sudah di dekatku. "Aa ada waktu? Katanya Pak Dimas ini ingin bicara sama kita." Dengan sengaja, aku menggandeng lengan Alan dengan mesra. "Eh, bukan. Maksud Kakak. Kita berdua aja, Mi. Tidak dengan suami ka

