Page 50 - Home

1105 Kata

"Jangan dipikirkan, Zen fokus untuk pulih saja, jangan pikirkan yang lain. Tidak apa-apa, nanti kalau sudah ingat bisa bersama yang lain seperti biasa. Fai begitu pasti karena khawatir, Fai itu salah satu rekan kerja Zen yang sering pergi bersama Zen, jadi wajar kalau dia merasa khawatir dan kesal saat Zen tidak ingat dia. Ya?" Chairey mengusap perlahan punggung Zen yang baru saja ditinggalkan kawan-kawannya tersebut. Chairey tersenyum kecil dan berusaha memahami pria yang tampak akan menangis ini. Zen mengangguk perlahan, tangannya meraih tangan Chairey untuk ia genggam. Perlahan Zen meletakkan tangan hangat milik Chairey di wajahnya yang tidak lagi terasa dingin. Mengingat selama ini suhu tubuh keduanya yang selalu berlawanan, suhu tubuh Chairey terbilang cukup tinggi sehingga sentuhann

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN