Page 48 - Home

1451 Kata

"Bukan begitu, mereka bukan menyuruh Zen diperiksa karena mengira Zen bukan Zen, memangnya kalau bukan Zen lalu siapa? Mereka hanya takut terjadi apa-apa pada Zen, bukannya mereka ini rekan kerja Zen? Mereka cemas, kenapa bicara seperti itu?" Chairey menatap Zen berusaha menengahi dan menyampaikan maksud ucapan Fai juga Rezt barusan. Chairey menghela napasnya perlahan, tatapan matanya masih tertuju pada Zen sementara tangan halusnya sudah mengusap perlahan punggung pemuda yang mengaku sebagai pacarnya tersebut. Zen diam dan tidak segera menjawab ucapan Chairey, Fai dan Rezt pun tidak segera menyetujui ucapan Chairey, hanya diam dan menatap ke arah reaksi yang Zen berikan. Terasa jika pandangan keduanya jadi lebih dingin dari biasanya, mengingat Fai yang lebih sering jadi rekan kerja Zen,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN