Page 45 - Destination

1500 Kata

Chairey berdiri di depan kaca, ia menatap dirinya sendiri yang tengah mengenakan gaun rumah selutut yang tampak sederhana berwarna putih. Bagian depannya dihias dengan sedikit renda dan bagian punggung terdapat tali yang bisa Chairey ikat untuk membentuk bagian pinggang. Chairey menatap wajahnya, ia mengenakan sedikit riasan. Chairey tengah memastikan jika riasannya tepat dan tidak berlebihan. Ia perhatikan bagian bibir, bagian alis dan pada kedua pipi wajahnya yang merona. Chairey tersenyum puas, penampilannya sudah sangat baik meski jantungnya tetap berdetak lebih cepat secara terus menerus. Hari ini Zen pulang, itu yang Rei sampaikan padanya. Pagi tadi, Rei menghubungi Chairey dan mengatakan akan menjemputnya ke rumah. Padahal, dua hari lalu Chairey baru saja dari sana. "Rey! Zen har

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN