Mobil berhenti; dan tanpa perlu melihat Julia segera tahu jika ia telah berada kembali di ‘markas besar’. Sejenak Ia menunggu pintu penumpang dibuka seperti saat sebelumnya ia bepergian. Dan benar saja, sang driver terlihat membungkukkan badan seperti tengah memberi hormat padanya begitu pintu itu terbuka lebar. “Terima kasih,” ucap Julia pada sang driver yang tampak begitu bersimpati kepadanya. “Terima kasih kembali, Nona Julia.” Kali ini pengemudi itu menyebut namanya. Dan Juliapun mengangguh hormat walau tanpa senyum yang menghias wajah. Sebuah kejutan datang tanpa ia sangka. Segera saja ia melihat hal tersebut saat baru beberapa langkah berjalan, untuk menuju pintu besar yang menghubungkan area garasi besar dengan halaman belakang. Jhonas dan Amara telah berdiri untuk

