"Mas!" Calya menepuk bahu Arion beberapa kali, membuat pria itu terjaga. Ia mengerjapkan matanya dan menatap Calya. "Aku mau nasi goreng" ucap Calya. Arion beranjak duduk dan melirik jam digital di atas nakas kamar Calya. Pukul 01.15 "Sekarang?" tanya Arion dengan suara seraknya. "Iyalah sekarang, masa tahun depan. Keburu anaknya lahir" jawab Calya ketus. Arion menghela napas sambil dalam hati terus merapalkan kata sabar. "Saya cari--" "Mas yang masakin." poton Calya cepat. Arion melebarkan matanya. Ia tak tau memasak. Sama sekali. Selama ini ia selalu membeli makanan jadi dan dulu mengandalkan Radith yang jago memasak. "Mas kok diem? Ayo ke dapur" ucap Calya sambil beranjak dan menarik tangan Arion. Arion menghela napas pasrah dan mengikuti langkah Calya.

