Reyga tidak yakin rencana Karin, tapi dia membiarkannya saja, dan Rudy bersama Nanda kembali ke ruang tahanan karena mendengar suara berisik buatan Karin. Karin memukul-mukulkan potongan semen yang pecah ke jeruji besi, membuat kebisingan ketika hari sudah malah. "Eh, diem! Lu ngapain?!" seru Rudy berang. Nanda yang menyusul terlihat cemas di belakang tubuh besar Rudy. Karin malah tersenyum menyeringai. "Keluarin saya, di sini dingin. Nggak bisa tidur." "Apa lu bilang?!" Rudy sampai harus mengorek sebelah kupingnya dengan jari kelingking. "Saya mau tidur di atas, Bang. Di sini dingin. Terus juga adik saya kasihan, udah mulai nggak enak badan." "Dasar anak kurang aja lu ya?!" bentak Rudy pada Karin. "Lu sendiri bilang nggak mau keluar dari sono! Rasain sendiri!" "Ya mana tahu kalau te

