Bab 16. Trik

1113 Kata

“An-anak,” ucap Agnes pelan. Mendadak keceriaan yang tadi dirasakan Agnes menguap entah ke mana. Kini ketegangan bercampur kebingungan melandanya lagi. Tatapan Thomas sepertinya tidak menerima penolakan. Agnes kini hanya bisa menundukkan kepalanya, bingung jawaban apa yang akan dia berikan. Thomas merasa kehilangan senyum Agnes. Sepertinya Agnes masih menutup rapat soal anaknya pada dirinya. “Doni sudah lama akrab sama ... sama siapa tadi namanya?” tanya Thomas mencoba mencairkan suasana. “Kenzo,” jawab Thomas pelan. “Oh iya, Kenzo. Udah lama mereka deket?” ulang Thomas. Agnes menggeleng. “Baru, Pak.” “Oh gitu. Kirain udah akrab kok sampe ajak berenang segala. Apa Doni calon papa yang pas buat Kenzo?” Agnes mengangkat pandangannya. “Papa?” ucap Agnes sambil menggelengkan kepalanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN