Jadi sudah lebih dari seminggu saat Regan dan Tif meresmikan hubungannya. Mereka memiliki semacam kesepakatan untuk pulang bersama setiap hari. Setelah hasil nego Tif yang gigih pada Regan akhirnya pria itu mau juga membatalkan acara pergi bersama. Tif beralasan jika pergi bersama mereka akan sulit menyembunyikan hubungan dari para karyawan lain. Padahal alasan sesungguhnya adalah ia tidak mau terlalu sering bersama dengan orang itu. Pada jam pulang Tif bisa mangkir dari janjinya menggunakan berbagai macam alasan seperti lembur atau keluar makan malam bersama rekan-rekan satu divisi, pokoknya alasan untuk pulang terlambat. Lain halnya dengan pergi bersama, dia tidak ada alasan untuk datang terlambat. Tif menenteng paperbag berwarna cokelat di tangan kanan dan segelas dolce latte di tangan

