“Ra kamu dimana?” tanya Nesa, saat Ara baru mengangkat telepon darinya. “Di rumah, kenapa?” jawab Ara. “Anak-anak lagi ngumpul nih, enggak ikutan?” tanyanya lagi. “Lagi males banget nih Nes, kapan-kapan saja ya?” Jawab Ara. “Tumbenan? Ada apa? Masih mikirin yang kemarin?” Telisik Nesa. “Enggak kok,” jawab Ara lirih. “Ayolah ngumpul, kita ke danau,” ajak Nesa. “Sama siapa saja?” “Banyak kok, sekalian mampir rumah Pak Adam kata anak-anak,” jelas Nesa. “Ngapain kesana?” Tanya Ara penasaran. “Kata Ahmad ada acara makan-makan. Anak sekelas diundang,” ucap Nesa. “Oh ya?” “Gimana? Mau ikut? Aku jemput ya? Ganti baju sana!” Tut. Nesa langsung menutup telepon tanpa menunggu persetujuan Ara. Karena, pasti dia akan menolak. Kalau sudah dibilang akan jemput, mau tidak mau dia

