Tiga Puluh Sembilan

1061 Kata

Mae memandang sisi wajah Fred dengan wajah tidak percaya. Pria itu tampak tampan dan gagah di balik tuxedo hitam miliknya. Juga, alangkah senangnya Mae bisa bertemu kembali dengan Frederick. Di sisi lain, berbeda dengan Mae yang tampak bahagia melihat kedatangan Fred, pria bernama Erwin itu tampak tidak menyukai Fred. Setelah menarik tangannya Erwin melemparkan senyum sinis lalu pergi tanpa berkata apapun. "Hai," sapa Fred ketika pandangan mata mereka bertemu. "Hai," balas Mae cepat. "Untung aku datang lebih cepat sebelum ular itu mengeluarkan bisanya," ucap Fred bangga. "Mengapa kamu berpikiran seperti itu?" tanya Mae heran. "Siapa yang tidak mengenal Erwin? Dia sudah terkenal di antara kami sebagai pria playboy yang hanya suka foya-foya dan main wanita," jelas Fred. Di sisinya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN