Forty

1099 Kata

Sekarang semua tatapan tertuju kepada Edward akibat kalimat yang telah dilontarkannya itu. Dan Edward sangat sadar dengan ucapan dan tindakannya. Ia sadar jika selama ini bukan Kayana yang ia butuhkan. Melainkan Mae. Seberapa keras ia menepis dan meyakinkan diri jika Kayana-lah wanita yang ia inginkan selama ini, kenyataannya tidak seperti itu. Karena tanpa ia sadari hatinya telah dicuri oleh Mae. Perempuan yang telah menjadi istrinya. "Edward...." gumam Mae. Edward menolehkan kepalanya dan memandang wajah Mae yang dipenuhi dengan kebingungan. "Ini... tidak lucu." "Aku tidak sedang melucu. Aku sedang mengatakan kebenarannya. Aku sadar jika selama ini aku salah dan aku minta maaf untuk itu," ujar Edward tulus. "Aku tidak mengerti. Bagaimana dengan Kayana?" tanya Mae lagi. "Aku sudah b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN