Kunjungan Orang Tua

1024 Kata

Selamat Membaca Naya memeluk Zio erat. Melingkarkan tangannya di perut zio posesif dan wajahnya menyandar di d**a bidang suaminya itu. Dia jadi begitu manjadan merasa ingin di manja. Entah kenapa. "Bolehkah aku serakah, mengharapkan kamu seutuhnya jadi milik ku dan tidak akan meninggalkan ku meski anak sudah lahir dari rahim ku suatu hari nanti." Naya bergumam dalam hatinya, sedih jika mengingat suatu saat nanti harus berpisah dengan Zio dan buah hati yang lahir dari rahimnya. Mendapatkan perlakuan itu dari Naya, hatinya jadi menghangat dan merasa sangat bahagia. Zio mengeratkan pelukannya dan mengecup puncak kepala Naya cukup lama. Ting tong Ting tong Terdengar suara bel rumah berbunyi pertanda ada tamu. "Sepertinya ada yang datang, saya mandi dulu ya tuan." Naya mengurai peluka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN