Andrea membuka mata dengan terkejut, berkedip beberapa kali menatap Damian yang melenggang santai memasuki kamar tidur mereka. Dia berpikir, pria itu tidak akan pulang lagi malam ini. Akan tetapi, Damian justru berdiri di depan cermin full body di dekat walk in closet, melepaskan dasi dari lehernya. "Jangan menatap saya kayak saya makanan kamu aja. Nanti kamu jatuh cinta sama saya, Andrea!" kata Damian penuh percaya diri. Sekilas, melalui pantulan cermin, ia melihat Andrea menatapnya tanpa berkedip. Andrea melebarkan mata, lantas buru-buru membuang muka menghindari bertatapan dengan Damian. Dia tidak sudi memberikan ruang kepada Damian yang hanya akan membuat pria itu besar kepala. Meskipun benar jika dia memiliki perasaan itu terhadapnya, dia tidak akan mau mengakui. "Bagi kamu, saya

