Sesuai perjanjian, Disya dan Orlando sudah tiba di kediaman orang tua Orlando. Orlando dan Disya melangkah menuju ke arah meja makan karena di sana terdengar suara tawa. Siapa lagi kalau bukan kedua orang tua Orlando dan Disya. Melihat Disya dan Orlando sudah berada di ruang makan, Ferlyn dan Namira mengajak anak mereka untuk segera mengambil tempat duduk. Disya berada di samping sang Bunda dan berhadapan dengan Orlando. Sedangkan Lando duduk di samping Mamanya dan berhadapan dengan Disya. Sedangkan ayah mereka, duduk saling berhadapan satu sama lain. "Wah, Disya... makin cantik aja, ya." Celutuk Delvin--Papanya Orlando-- menyapa Disya sambil tersenyum hangat. Senang karena dipuji oleh calon Pamer (papa mertua), Disya hanya memasang senyumnya yang lebar. "Wah makasih, Papa. Bisa aja, D

