Benar kata Dilan, kalau rindu itu memang berat. ~Sunarti~ ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------- *** Barra menghela nafas pelan. memikirkan kejadian beberapa saat lalu benar-benar membuat kepalanya pusing. Ditambah lagi dengan Starla yang benar-benar marah padanya. Tidak, Starla tidak marah, tapi gadis itu sudah lelah padanya. Lelah dengan segala sikap yang dilakukannya selama ini. Lelah dengan dirinya yang selalu menyakiti gadis itu. "Bar!" Seruan itu berhasil mengembalikan Barra dari lamunannya. Laki-laki itu kembali membuka matanya. menatap Nadia dengan pandangan lelah. "Aku belum bisa maafin mama kamu, Nad. jadi aku mohon, lebih baik kamu pulang aja." "Tapi Bar, aku...." "Tolo

