"Bos, aku menemukan sesuatu." Awan melangkah mendekati meja Lagaskar. "Transaksi luar negeri yang dilakukan oleh nyonya Kumalasari bukan untuk acara amal. Dia diam-diam membangung perusahaanya sendiri di luar negeri. Perusahaan itu bergerak di bidang pertanian Anggur. Dia menghabiskan uang untuk usaha itu," jelas Awan. Mereka mulai menyelidiki satu persatu penghuni Gold Land. "Bagaimana dengan perusahaan itu?" "Perusahaannya berjalan dengan baik. Nyonya Kumalasari mendapatkan banyak keuntungan dari perusahaan itu. Dia tidak akan pernah kekurangan uang walaupun dia kehilangan Gold Land. Tapi aku merasa Gold Land itu bagian dari keinginan terbesarnya. Tujuannya jelas dia ingin semua orang melihat bahwa dia adalah pewaris tunggal Gold Land." Lagaskar mengangguk. Kumalasari sangat terobses

