POV Rafa “Pergi kemana pak Doni?” Hendra—sahabatku dari SMK yang sekarang kuangkat jadi manajer sekaligus orang kepercayaanku di Johan Grup, menghampiri ke ruanganku. “Pergi menemani Annisa, katanya mau belanja dan fitting baju untuk acara besok.” “Owh, baguslah. Gimana persiapan utuk acara besok, udah aman bukan?” “Semuanya ku serahkan ke kak Mona pemilik WO. Ku rasa dia tidak akan mengecewakanku.” Hendra tampak mengangguk, “Aku mau ngasih laporan mengenai rencana project baru. Tangki yang 200 pcs itu.” “Oh iya, bagaimana jadinya?” “Jadi pak Soim dia sudah—” “Tunggu!” Aku menghentikan perkataan Hendra. Aku melihat sesuatu yang aneh di layar ponselku. Aku melihat pergerakan yang tidak biasa pada GPS mobil yang digunakan Annisa. Aku memang memasang alat GPS Tracker berkualitas di

