BAB 44 – Berdebar

1150 Kata

Azan subuh berkumandang di seantero bumi kota Padang. Rafa terjaga dengan wajah berbinar. Pria itu bersyukur Siska menepati janjinya untuk tidak menghubunginya. Rafa kemudian menatap wajah teduh Annisa yang masih terlelap. Ayah Amanda tersebut kemudian berlalu ke kamar mandi untuk berwudu. Rafa memang berubah semenjak ia menikah lagi dengan Annisa. Rafa yang sebelumnya tidak peduli dengan ibadahnya, kini menjadi pribadi yang taat. Keluar dari kamar mandi, Rafa melihat Annisa sudah duduk di atas ranjang dan bersiap hendak berwudu juga. “Berjama’ah, Sayang?” tanya Rafa. Annisa mengangguk, kemudian berlalu ke kamar mandi. Sepasang suami istri itu menjalankan ibadah dengan sangat khusyuk. Setelah berzikir dan memanjatkan doa, Annisa mencium punggung tangan suaminya. Rafa membalas dengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN