‘Kau tak akan pernah bisa memaksa seseorang untuk mencintai dan menyayangimu, karena semua itu berasal dari hati, bukan sebuah keingin disengaja saja.’ Hari yang dinantikan oleh William akhirnya tiba, pria itu merasa begitu senang, dia juga sedikit gelisah. Sulit untuk dijelaskan rasa apa yang ada dalam benaknya saat ini, yang bisa dipastikan dari semuanya hanya rasa gugup saja. Ya ... William sangat gugup. Menghadapi media sudah pasti bukan hal yang mudah, memberikan banyak penjelasan, apalagi saat bertemu dengan kakeknya ia harus bisa menjawab dengan baik semua ocehan pria tua tersebut. “Tuan, apa Anda baik-baik saja?” Zakky yang sejak tadi bersama William akhirnya memberanikan diri untuk bertanya, ia merasa khawatir, tapi juga tak berani memberikan motivasi. Pikirannya masih berputar

