Bab 44

1028 Kata

"Kira-kira berapa ronde yang bisa Adrian lakukan di malam pertama ini?" "Entahlah." "Kalau aku menikah, aku akan melakukan itu tiga kali di malam pertama nanti." "Hmm, terserah. Bukan urusan gue." Arshan dan Aiden belum masuk ke kamar mereka meski hari sudah semakin larut malam. Mereka berdua masih duduk di ruang tengah rumah mewah itu sambil membicarakan kegiatan pengantin baru. "Ngomong-ngomong soal pernikahan, kenapa aku tidak tahu menahu soal mas kawin yang diberikan untuk Berlian." Arshan menyandarkan tubuhnya ke sandaran sofa. "Bukan cuma lo yang ngga tahu, kayaknya Adrian juga ngga tahu soal itu. Lo liat kan ekspresi mukanya pas Pak Brian nyebut nominal mas kawin." Arshan mengangguk. "Iya, kayaknya dia emang ngga tahu. Apa jangan-jangan semua itu akal-akalan Papi, biar Adrian

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN