Semua orang di rumah mewah itu kecuali Airin yang dikurung suaminya di dalam kamar, menyambut kedatangan Aiden dengan tatapan serius, mereka berdiri di dekat pintu masuk sambil menatap ke arah Aiden. Setelah turun dari motor bersama Delima, Aiden berjalan memasuki rumah sambil mengibaskan rambut yang berantakan karena helm. Ia menyadari semua orang menatap ke arahnya, tetapi ia tetap bersikap santai. Sedangkan Delima tampak gugup dan gelisah. Baru pertama kali bertemu dan mengenal Aiden, siapa yang menyangka kalau dia akan dibawa ke rumah CEO tampan itu. Tanpa mereka sadari, sedari tadi tatapan mata Brian tertuju pada gadis cantik yang berjalan beriringan dengan Aiden. Namun, ia langsung menepis segala pikiran buruk di kepalanya karena dia yakin Aiden lelaki baik. "Ada apa ini Pi?" ta

