Selamat membaca ^^ “Signorina, kenapa diam?” tanya Chris lagi. Lamunan Teresa buyar seketika saat mendengar pertanyaan Chris selanjutnya. Penuturan Chris sebelumnya saja sudah membuat dirinya tak mampu berkata apapun. Dia harus menjawab apa? Sementara hatinya masih ragu dengan Chris. Dia masih takut untuk berhubungan serius dengan seorang mafia. Teresa juga sudah mengetahui resiko apa saja yang akan menimpanya nanti saat menerima perasaan Chris. Belum lagi resiko akan kehilangan Chris untuk selamanya saat pria itu memutuskan untuk melakukan penyerangan terhadap musuh. Jujur, Teresa masih belum siap menerima itu semua. “Ya … itu terserah padamu. Mau kau dekat dengan siapa saja, aku … tidak peduli,” jawab Teresa sedikit ragu. “Ah, benarkah? Tapi, aku tidak mau.” Teresa mengernyit heran

