Bab 46

1142 Kata

Selamat membaca ^^ “Kau pikir, aku menganggapmu sebagai kakakku? Jangan bermimpi kau, Teresa!” lanjut Piera. Teresa hanya menggeleng tak percaya mendengar ucapan Piera. Dia tak menyangka memiliki adik seperti itu. Sifatnya hampir menyamai Madre-nya. Bahkan lebih parah dari Fiorella. Teresa berusaha menendang tangan Piera dengan kaki kanannya yang tidak dicengkeram oleh Piera. Dia menendang sekuat tenaga untuk melepaskan cengkeraman itu dan berhasil. Piera pun mengerang kesakitan. Wanita berusia 28 tahun itu memanfaatkan kesempatan ini untuk berdiri dan melarikan diri secepatnya meskipun kakinya sedikit pincang karena terluka. Tapi dirinya tetap berusaha dan mengabaikan teriakan Piera. Setelah beberapa meter berlari, akhirnya Teresa tiba di mansion milik Chris lalu segera masuk ke dalam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN