Bab 28

1293 Kata

Selamat membaca ^^ “Lepaskan dia!” teriak Chris. Pria yang saat ini sedang menyandera Teresa justru tertawa puas melihat Chris begitu frustrasi. Dia seakan menantang Chris dan tidak takut dengan resiko yang mungkin akan merugikan dirinya sendiri. “Hei, lepaskan dia!” sahut Manolis yang juga meneriaki pria itu. Semua pengawal juga mengangkat senjata mereka untuk membunuh pria itu. Namun pria itu justru mengancam dengan memanfaatkan Teresa. “Turunkan senjata kalian! Atau kalian semua ingin melihat wanita ini mati, hah?” ujarnya sambil tertawa keras. Teresa yang saat ini tercekik pun hanya bisa menangis dan memberikan sebuah isyarat agar Chris juga menurunkan senjatanya. Jujur saja, Teresa tidak ingin mati dengan cara konyol seperti ini. Bagaimanapun juga ia harus tetap hidup untuk melan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN