Selamat membaca ^^ Chris dan Teresa tiba di mansion. Chris menuntun wanita itu untuk masuk ke kamar utama di lantai dua dan menemaninya di sana. Sebelum itu, Chris meminta Manolis untuk membawa dua orang tahanan itu ke penjara bawah tanah. Sementara jenazah satunya Chris serahkan pada Manolis. Mungkin Manolis akan meminta bantuan tim medis untuk mengambil bagian organ dalamnya yang masih bisa dijual seperti ginjalnya. Chris membaringkan tubuh Teresa di atas kasur. Suhu tubuh Teresa sangat dingin dan wajahnya juga pucat. Dia sadar, wanita itu masih dalam keadaan syok berat. Dia pun membelai lembut pipi kiri Teresa sambil menampilkan senyuman manisnya. “Kau istirahat ya,” kata Chris. Teresa menggeleng pelan. “Aku tidak bisa memejamkan mata. Aku takut kejadian tadi terbawa kedalam mimpiku

