
Dia telah melayaninya selama 3 dekade, dia yang telah menyerahkan tubuh dan jiwanya, dia yang telah menggantikannya tertusuk pedang beracun menembus dadanya, selama 30 tahun kehidupannya apakah benar dia mencinta Li Min Hua dengan tulus?
"Jiejie, kamu sudah bekerja keras, kali ini biarkan aku yang mengantarkanmu menuju neraka."
"Min Hua, kamu sangat bodoh berpikir aku mencintaimu? Dari awal kamu bahkan tidak memasuki mataku."
Dia tertawa mengejek dipenuhi air mata yang menetes dengan deras, bau anyir darah melebar luas hingga rasa sakit dari kehilangan kedua kakinya pun tak sebanding dengan sakit yang menikam jantungnya saat ini.
Li Min Hua menolaknya, bagaimana bisa dia berakhir seperti ini. Lalu biarkan dewa berikan satu kesempatan lagi padanya, biarkan dia membayar hutang ini dengan jiwanya.
