Exelin tidak menyangka kalau dirinya akan kembali ke tempat ini. Tempat dimana banyak kenangan antara dirinya dengan sang suami. Pria yang sangat dia cintai dengan sepenuh hati. Exelin menatap hamparan laut biru dengan semilir angin yang menerpanya di sore hari. Dia masih teringat saat dia pertama ke sini. Bagaimana hubungannya dengan sang suami yang jauh dari kata harmonis. “Apa yang sedang kamu lamunkan, Sayang?” tanya Amar pada Exelin. Exelin menatap sang suami yang berjalan ke arahnya sambil membawa kelapa muda di kedua tangannya. Exelin mengambil satu kelapa muda dari tangan sang suami. Exelin dan Amar duduk di pinggiran pantai sambil meminum kelapa muda yang barusan di bawakan Amar. “Aku teringat masa-masa kita berdua saat kita pertama sampai di tempat ini. Dimana masih belum ada

