Amar menatap sang istri dengan cinta yang begitu besar. Setelah ingatannya kembali, rasa cinta untuk sang istri semakin besar. Amar benar-benar begitu bersyukur akan apa yang dirasakan untuk saat ini. "Sayang, hari ini aku pingin dimanja," ucap Amar pada Exelin. Exelin bengong mendengar perkataan sang suami yang tidak biasanya. "Maksud kamu apa, Sayang. Setiap hari kan biasanya seperti itu," ucap Exelin pada Amar. "Aku ingin menikmati waktu berdua dengan kamu, Sayang. Nanti Putra kita biar sama Mama dan Papa dulu," ucap Amar pada Exelin. Exelin yang mendengar sang suami merajuk, dia menyunggingkan senyum. "Memang kamu pingin ngajak aku kemana?" tanya Exelin pada Amar. Amar memeluk sang istri sambil menghirup bau khas parfum bunga lavender sang istri. "Besok pagi kita berangkat ke

