Beberapa hari ini sikap mertuaku semakin terlihat beda, yang biasanya baik kini mulai sering marah marah.
Perhatian yang dulu ada kini mulai hilang , yang aku tau kini mertuaku hanya sering marah marah, jika na
ruh gelas atau piring sering di lempar, mangkanya jadi sering ada gelas atau piring yang pecah.
Apa mungkin karna aku melarang mertuaku kasih anak ku MPASI dini ya? aku bertanya sendiri dalam hati, walaupun aku tau setiap hari mertuaku kasih anak ku makan.
Istriku, via lagi apa sekarang, apa dia udah bobo, " tanya suamiku.
Karna dia sedang kerja di luar kota, tanya kabar lewat chat WA atau sesekali vicol jika ingin melihat via anak kami.
Iya suamiku via masih bobo nih, biasa lha jam segini waktunya via bobok siang, entar kalau dah bangun aku kabari ya.
Yaudah istriku sekarang lagi apa nih?, "tanya suamiku.
Ini lagi nemenin via bobok, "sahutku.
Yaudah jagain via ya aku mau lanjut kerja lagi, "pamit suamiku.
Iya hati hati ya kalau kerja, ingat kalau dah punya anak istri di rumah.
Iya iya, istriku sayang abang niat kerja bukan godain cewek, "sahut suamiku sambil sesekali terdengar dia tertawa.
Oh iya minggu depan abang pulang, udah kangen nih ma via anak kesayangan ayah.
Jadi gak kangen nih ma istri, kangen nya ma via aja nih, "tanyaku.
Ya kangen ma istri juga gak perlu di tanya lagi, masak cemburu ma anak sendiri, "sahut suamiku.
*****
Mas, kok pulang sekarang?, kemarin kamu bilang minggu depan baru pu
lang, "tanyaku pada mas Rio yang hari ini tiba tiba pulang.
Iya dek, mas pulang hari ini karna dah kangen ma anak istri, "sahutnya.
Ehh Rio, kamu kok gak bilang kalau mau pulang hari ini, "tanya ibu mertuaku.
Iya bu, Rio pulang hari ini dah kangen ma kalian, "sahut suamiku.
"Kata istrimu kamu pulang minggu depan.
Iya bu, niatnya Rio mau pulang minggu depan tapi gak jadi, kar
na kemarin Rio dah izin pulang sama bos Rio di bolehin pulang sekarang bu.
Yasudah, kamu mandi terus makan ya, "titah mertuaku pada mas Rio.
Mas pengen cium via dulu dek, kata suamiku.
Mandi dulu sana bau keringat tu badan kamu mas, "kataku karna dia belum mandi abis perjalanan jauh.
Yasudah mas mandi dulu ya istriku sayang, "katanya sambil mulai deh kata kata gombalnya muncul.
Mulai deh gombal nya, udah sana kamu mandi dulu mas.
Selesai mandi mas Rio pun langsung makan.
Via sayang ayah kangen sama via, "kata suamiku sambil menciumi pipi via.
Wah via seneng ya ayah dah pulang tuh, "kataku sambil menciumi kening anak ku.
Iya dong pasti seneng iya kan via sayang, "sahut suamiku.
Malam nya aku liat suamiku lagi asyik main game di kamar sambil tiduran di samping via yang sedang tidur pulas, dan
ku hampiri dia aku coba cerita apa yang aku alami selama dia bekerja.
Mas, aku mau cerita nih kamu mau dengerin gak?, "tanyaku.
Iya boleh, emang kamu mau cerita apa sih, kok keliatan nya kayak serius banget gitu, "tanya suamiku sambil menatap ku.
Iya mau cerita pengalaman tak terduga aja sih, tapi takut kamunya gak percaya ma aku, " jawabku ragu ragu.
Karna jujur aku memang takut mas Rio gak percaya jika aku cerita tentang ibunya yang sikap nya jadi berubah kepa
daku, dulu baik dan bisa di bilang perhatian kalau sekarang jadi sering marah marah.
Mas, via kan baru umur 4 bulan dah di kasih makan ma ibu, aku bilang jangan di kasih ma
kan dulu, tapi malah ibu sekarang jadi marah marah terus ma aku, gara gara aku melarang kasih via makan mas.
Lha emang kenapa kalau di kasih makan, "tanya nya tanpa beban.
Ya kan via baru umur 4 bulan mas belum waktunya MPASI, "jawabku yang mulai sebal kar
na suamiku keliatan santai aja meski anaknya baru umur 4 bulan udah di kasih makan.
Yasudah biarin aja nanti malah ibuku tambah marah sama kamu kalau kamu melarang dia ka
psih makan anak kita, " sahut suamiku sambil menenangkan aku yang mulai menangis.
Beberapa hari kemudian mertuaku sakit dan dia gak mau melihatku sama sekali saat sakit, dia hanya mau melihat menantu yang satunya.
karna aku melarang anak ku di kasih MPASI dini maka sekarang sikap mertuaku berubah kepadaku.