Kasandra segera membuka kotak brownies itu, mencium aromanya dengan mata berbinar. "Alea, ini benar-benar buatanmu, kan? Bukan beli di toko?" Alea tertawa sambil mengangguk. "Iya, Kak. Aku buat semalam, khusus buat kakak." Farhan tak sabar, langsung meraih sepotong brownies, tetapi Kasandra dengan sigap menampar tangannya. "Hey! Aku duluan!" serunya. "Kamu egois banget, Sayang," protes Farhan. Tapi dia langsung mengambil potongan lain dan memakannya dengan cepat. Kendra yang duduk di sofa hanya bisa menggelengkan kepala, menatap kedua kakaknya itu dengan tatapan malas. "Perkara brownies aja bisa bikin perang. Ini rumah atau arena gladiator, sih?" sindirnya, membuat Alea terkikik. “Kalian berdua seperti anak kecil. Tidak ada perubahan sejak dia menikah dengan Kak Farhan,” tambah Kendra

