“Cilaaa!” Langkah kaki gadis yang sibuk membawa setumpuk buku itu terhenti dan menoleh ke sumber suara. Ternyata Jeno tengah berlari-lari kecil menyusulnya. “Mau kemana sih buru-buru amat? Kebelet pup ya?” tanya Jeno yang tengah ngos-ngosan mengatur napas. “Berat Jenoo!” gemas Cila menumpukkan buku yang dibawanya ke pangkuan Jeno. Jeno yang tidak siap dengan beban dadakan langsung oleng dan terjatuh ke rumput berikut buku-bukunya. Cila menggeram dan menyentil jidat Jeno. “Jadi cowok kok lemes amat!” Sambil ikut bersimpuh di rumput, ia membantu Jeno mengemasi buku-buku yang berserakan. “Gue gak biasa repot! Lagian zaman digital begini lo kok masih pake buku-buku kuno ini sih? Tinggal buka laptop dan googling beres!” sungut Jeno. “Kalau semua orang kaya lo nih ya, perusahaan kertas,

