Bab 20. Kebenaran

1915 Kata

Flashback on Kelas tiga SMA.. “Naya, gue naksir lo sejak hari pertama ospek!” Jimmy mengutarakan isi hati yang sudah dipendamnya selama dua tahun belakang. “Terus kenapa lo baru bilang sekarang?” tanya Naya tak percaya. “Ya gimana mau bilang dari kemaren-kemaren? Lo kan lagi pacaran sama Dani! Gini-gini gue bukan tipe perebut pacar orang Nay..” Naya hanya bisa mengangguk tanpa bisa menjawab. Dia memang sudah putus dengan Dani karena tidak tahan lagi dengan kenyinyiran cowok itu. “Lo mau jadi pacar gue kan?” Sambil menghela napas dan menatap Jimmy dengan muka memelas Naya menjawab, “Maaf Jim, gue gak bisa pacaran sama lo!” Wajah Jimmy langsung kecewa, “Kenapa?” “Gue gak bisa pacaran sama orang yang disukai sahabat gue sendiri. Masa lo gak sadar sih kalau Sandra dari kelas satu udah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN