Zack berusaha memisahkan kedua temannya yang sedang berjibaku. Gavin yang setengah mabuk tampak tidak berdaya di bawah kungkungan Kenzo yang sedang murka. “Udah Ken! Stop!” ujar Zack. “Minggir lo brengs*k!” Kenzo mendorong kasar badan Zack ke kerumunan orang-orang hingga gerombolan manusia lakn*t ini langsung rebah seperti pin bowling. “Cowok macam apa lo yang mempermalukan pacar sendiri hah?!” Kenzo kembali kepada Gavin dan mencekal erat kerah kemeja cowok itu. “Jangan.. ikut campur lo Ken..” sinis Gavin sambil menyeringai sinis. “Gue gak akan ikut campur kalau bukan Naya ceweknya! Dia teman gue!” “Teman atau teman..? Lo naksir dia kan?” ejek Gavin. “Anj*ng lo!” Kenzo kembali membogem Gavin yang sudah berlumur darah. Sementara Kenzo sibuk menghajar Gavin, Kanaya masih menggeliat-

