Sama halnya dengan Gavin, Nayapun tak kalah terkejutnya. Memangnya ini zaman Siti Nurbaya? Apalagi orangtuanya tidak sekalipun membahas tentang ini sebelumnya. “Papa mau jodohin aku?” pekiknya protes. “Kenalan saja dulu Nay!” jawab Rayhan tenang. “Naya gak mau pa! Naya cintanya sama mas Gavin.” “Cinta apa yang mempermainkan begitu?” “Om, tolong jangan begini! Saya benar-benar serius sama Naya.” mohon Gavin putus asa. “Bahkan jika om meminta saya menikahi Naya detik ini juga sebagai bentuk pertanggungjawaban, saya akan melakukannya dengan senang hati.” “Untuk kemudian kamu perlakukan semena-mena lagi setelah menjadi istri?” sarkas Rayhan. “Untuk saya bahagiakan om.” Ucap Gavin tulus. Rayhan tertawa masam, “Bagaimana anak saya bisa bahagia jika saudarimu bahkan tidak menyukainya? Be

