Tidak hanya Rava, semua keluarganya pun terkekeh mendengar perkataan Noah. "Noah, kamu gemes banget, sih." Ana jadi tidak mau berpisah dengan keponakannya itu, rasangan Noah ingin ia karungin lalu bawa pulang ke Indonesia, tapi takut juga kalau daddy-nya murka. "Bawa pulang aja kakek, sekalian sama daddy dan mommy-nya," timpal Luna, kan seru kalau di rumah adiknya jadi banyak. "Noah sini!" ajak Aril. Noah melepas pelukan mamanya lalu menghampiri kakek yang duduk di kursi meja makan. "Noah mau ikut kakek pulang?" Noah membalasnya dengan anggukan. "Nangis nggak nanti kalau pisah sama mommy?" tanya Nathan. "Tidak, kan Noah udah besar, jadi tidak boleh nangis." "Cucu nenek memang sudah besar." Naura terkekeh. Rasanya ia bahagia sekali melihat semua keluarganya berkumpul dan bercanda sep

