Author pov Hiruk piruk orang berlalu lalang disekitaran koridor. Ada yang berjalan dengan tergesa, menangis, berteriak dan masih banyak lagi lainnya. Berbeda dengan Abidzar yang sedari tadi mondar - mandir di depan pintu ICU untuk menunggu kabar dari dokter dengan raut panik. Hampir satu jam istrinya ditangani, tapi belum ada berita apapun dari dalam sana. Membuat pria bertubuh jangkung itu semakin khawatir. Sementara dari ujung koridor, Aisyah, Rasyid, Alif, dan Luna berjalan dengan langkah lebar menuju Abidzar. Karena setelah mengantarkan Nara kemari, Abidzar sempat menghubungi keluarganya. "Gimana nak keadaan Nara?"tanya Umi Aisyah. "Abidzar gak tahu Mi, udah hampir satu jam tapi dokter belum juga keluar."jawab Abidzar. "Arman dan Liana belum sampai?" Abi Rasyid mengeluarkan suara.

