Tiga orang di lingkup satu pertemanan, berjalan santai hendak menuju kelas mereka. Suasana di lorong sepi. Tiada satu pun orang yang berlalu lalang. Sibuk berjalan, Amanda dan Alya mendadak berhenti sebab Chantika terdiam mematung di tempat. Sekujur wanita itu dingin, dan kaku. Alya merasakan kejanggalan pun bertanya, “Chan, lo kenapa diem? Jangan diem di sini, ah, buruan masuk! Ibu Endah bentar lagi masuk, loh.” Chantika tetap diam di tempat. Satu jawaban, tidak Chantika keluarkan. Wanita itu berbalik ke belakang. Bertolak belakang menuju kelas. Kedua teman Chantika, semakin dibuat bingung. “Eh, Chan, lo mau ke mana? Ngapa balik lagi?” Amanda berniat mengejar, namun terurungkan. Melihat Ibu Endah hampir masuk ke kelas mereka. “Udah, lah, cuekin aja! Paling ke toilet! Buruan masuk,

