Tujuh Puluh Enam

1086 Kata

Pandu menghela nafasnya. Sepertinya Sakura benar-benar susah untuk meninggalkan rumah itu. Ya, dia tidak menyalahkan tapi tetap saja dia ingin memboyong Sakura ke rumah yang dia beli ketika mereka sudah menikah nanti. Pandu mencoba melerai perdebatan dalam hatinya. Lebih baik dia mengalah saat ini daripada pertengkaran kecil ini terus berlanjut hingga nanti. "Kamu belum ada rencana untuk menikah?" Tanya Pandu pelan. Dia sangat berhati-hati ketika bertanya seperti itu karena itu salah satu pertanyaan yang sensitif. Sakura terdiam. Dia tidak menyangka jika pembicaraannya dengan Pandu malam ini sedikit lebih serius. Dia kira Pandu masih ingin bersantai dalam menjalani hubungan, ternyata laki-laki itu sudah mengarah ke pembicaraan pernikahan juga. "Aku hanya bertanya saja. Jangan terlalu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN