Tujuh Puluh Tujuh

1030 Kata

Tok tok tok... Pintu terketuk dengan pelan. Pandu yang terlalu fokus dengan pekerjaan hingga tidak menyadari jika pintu itu diketuk. Hingga akhirnya seseorang yang masih berada di luar ruangan mengetuk pintu lebih keras lagi. "Masuk." Teriak Pandu dari dalam begitu dia mendengar ketukan pintu. Clek. Pintu terbuka perlahan. Seorang gadis muda dengan pakaian yang minim melongokkan kepalanya. Dia mengukir senyum manis yang dia punya tanpa dia sadari jika Pandu tidak akan pernah tahu senyum itu. Pandu memicingkan matanya. Ini pertama kalinya dia melihat orang itu. Apalagi orang yang biasanya ke ruangannya kebanyakan laki-laki tapi kali ini adalah perempuan muda. "Ada perlu apa? Silakan masuk." Kata Pandu memerintah. Tasya membuka pintu lebih lebar. Dia masuk ke ruangan itu dan menutu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN