Tujuh Puluh Delapan

1012 Kata

Sakura masuk ke dalam mobil dengan sedikit terburu-buru. Dia memasang sabuk pengaman dengan cepat. Sampai tasnya juga ikut jatuh. "Dikejar apaan sih, Sayang?" Tanya Pandu dengan bercanda. Dia melihat kekasihnya yang buru-buru terlihat lucu. "Aku tadi sedikit kesiangan bangunnya. Belum lagi masakin sarapan buat ibu dan sodara tiriku." Jawab Sakura yang bercerita. "Semalem begadang lagi, 'kan?" Tebak Pandu. Dia sudah hafal dengan kekasihnya itu. Akhir-akhir ini Sakura sering mengambil lemburan yang dia bawa ke rumah. Alasannya lumayan buat tambahan penghasilan. Sakura hanya terkekeh pelan. Memang benar apa yang dikatakan oleh Pandu. Dia memang begadang untuk menyelesaikan pekerjaan yang sebenarnya bukan pekerjaannya. Itu adalah pekerjaan temannya dan dia kerjakan dan mendapatkan upah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN