Delapan Puluh Sembilan

1061 Kata

Andi memberikan beberapa dokumen dan juga buku note kecil kepada Tasya. Dia meminta bantuan Tasya agar memberikan itu kepada Pandu sembari dia menyelesaikan pekerjaan yang lainnya. Lagi pula itu bukan dokumen rahasia jadi Andi pikir tidak masalah jika dia meminta bantuan Tasya. Semenjak ada Tasya disini, pekerjaannya menjadi ringan. Walaupun Tasya tidak pintar namun dia cukup cekatan ketika dia minta tolong mengirimkan berkas kesana-kemari apalagi jika dia meminta Tasya memberikan berkas kepada Pandu pasti dia akan secepat kilat walaupun kembalinya cukup lama, mungkin karena Tasya menggoda laki-laki itu terlebih dahulu. "Sya, tolong berikan ini kepada Pak Pandu." Kata Andi pelan sambil meletakkan dokumen itu dihadapan Tasya. Tasya menghela nafasnya resah. Dia belum begitu siap bertemu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN