"Cie ...." "Cie ...." "Mika dilamar!" "Cie ... yang diajak nikah!" Seru Siska dan Ica bergantian, mereka berdua begitu heboh mendengar apa yang Lucky katakan. Sedangkan gadis yang mereka ledek hanya diam menahan senyum dengan pipi yang memerah apa lagi saat mengetahui Lucky menatapnya tajam sambil mengulum senyum. "Apaan, sih, Om Lucky!" gumam Mika dengan tetap menahan senyumnya. "Cie, Mika tersipu-sipu," ledek Ica sambil tertawa kecil, Siska juga jadi ikut tertawa lalu gadis itu berpindah tempat duduk ke samping Ica dengan maksud memberi tempat pada Lucky untuk duduk di sebelah Mika. "Om Lucky udah lama berdiri di situ?" tanya Mika pada sang kekasih yang lalu menaiki lantai gazebo dan duduk di sebelah Mika seperti yang Siska harapkan. "Cie, manggilnya jangan kaku begitu do

