Kierra berdiri di atas bathub dan mulai memenuhi tubuhnya dengan busa-busa sabun yang wangi. Betapa menyenangkan, perasaannya ringan tanpa beban. Tampaknya seluruh masalah dia satu persatu mulai berakhir. "Ray!" Betapa terkejutnya dia saat melihat Adrian ikut masuk dengan tubuh polos. Kierra menutupi tubuhnya dengan tangan, sekalipun mereka pernah melakukannya dulu tetap saja dia malu. Adrian tersenyum sedikit dan masuk ke dalam bathub. Mengambil sponge di tangan Kierra dan mulai melumuri tubuhnya dengan sabun. "Mandi bersama menghemat ketersediaan air bersih, untuk generasi masa depan." "Ray, ucapan kamu." Kierra menahan tangan Adrian yang mulai menjelajahi wilayah dadaanya. "Kamu menerobos masuk." "Kamu sengaja tidak mengunci pintu, Kierra." "A--aku menguncinya." Seingat Kierra dia

