Kierra memarut keju ke atas roti tawar, dia membuatkan sandwich untuk Adrian. Dengan kaus kebesaran Kierra berjalan di sekitar ruang makan. Adrian setelah selesai mandi bergabung dengannya. Matanya memicing melihat Kierra yang sibuk di dapur. "Halo." Kierra tertawa melihat kedatangan Adrian. Mengenakan pakaian rumah dia tetap tampan. Kierra memandangnya dengan berbinar. Membuat Adrian heran kenapa Kierra kerap melihatnya begitu, padahal di matanya, Kierra jauh lebih mempesona. "Buat apa sayang?" "Sandwich keju, telur mata sapi dan jus tomat." "Aku tidak suka tomat." Adrian mengeluh. "Tidak suka tetapi harus di minum, kamu memiliki begitu banyak aktivitas dengan mobilitas tinggi Ray." Adrian memeluknya dari belakang. "Astaga ... bukankah seharusnya aku membantu?" "Kamu anak sultan. M

