Adam benar, baru saja Yumna datang ke kampung halamannya, Yumna langsung jadi primadona. Setelah hujan reda, Adam langsung membawa Yumna jalan-jalan mengunjungi sanak saudara terdekat, terutama rumah orang tuanya. Tidak berlebihan memang, Yumna sungguh membuat setiap mata menjadi gemas. Wajahnya memang luar biasa cantik dan tingkahnya begitu lucu. Adam semakin pongah dan bangga kepada putrinya. Ya Allah ... Yumna sudah besar saja, cantik sekali Anak kamu, Dam? Kok tidak mirip? Anaknya cantik, bapaknya kok nggak ganteng, hahaha ... Yumna tinggal sama tante saja ya ... cantik banget soalnya ... Semua mata, semua suara, begitu memuji ciptaan Tuhan itu. Mendengar semua itu, Adam bukannya marah, tapi malah semakin pongah. Ia bahkan tidak peduli jika banyak yang mengatakan Yumna sama sekal

