Nina memilihkan beberapa baju anak-anak untuk Anna coba. Itu saja sudah membuat Gio pusing. Pasti uang gaji dan tabungannya akan terkuras untuk belanja. Ia tak tahu seboros apa istrinya belanja, hanya ia berharap Nina tak menghabiskan uang tabungan yang ia simpan untuk pengobatan ayahnya dan sekolah Anna. Benar saja, ketakutannya menjadi kenyataan. Nina memborong banyak pakaian. Gio kesal ketika harus membawa banyak kantong belanja milik istrinya itu, sementara Nina tersenyum lebar keluar dari toko itu bersama Anna. "Nina, tunggu!" "Mmh?" Nina memutar kepalanya ke belakang. Dilihatnya sang suami bergegas mendekat. "Nina, apa uangku masih tersisa?" Pria itu tampak khawatir. Nina mengerut dahi. "Apa maksudmu dengan masih tersisa? Apa kamu pikir aku menghabiskan uangmu?" Kini ia mengh

